Sabtu, 21 Januari 2012

Sahabat

Sahabatku, ketika kamu mencintai seseorang dan ketika kamu memperoleh harapan besar tentangnya hingga suatu ketika kamu menyadari bahwa itu salah, dan kamu menjadi sesak karenanya,
ketika semua tidak sesuai dengan keinginanmu yang besar itu,
ketika dunia ini tidak lagi terasa berarti, ketika itu pula orang- orang berbicara dan kamu akan mendengar tapi tak akan berarti apa-apa bagimu,
ketika kamu merasa dunia ini tiada arah tujuan lagi,
ketika itu kamu menyadari bahwa apa yang selama ini kamu kejar bukanlah sesuatu yang benar harus kamu kejar, dan semua terlihat keburukannya, sedangkan kamu telah mengembangkan harapan besar terhadapnya,
semua itu akan menghancurkan hatimu.
Tapi tenanglah, karena sahabat akan selalu ada untukmu, bagaimanapun keadaanmu.
Ketika itu semua terjadi, tawamu selalu menghibur,
ketika itu candamu menghapus luka di hati,
Senang telah kita rasakan, susah kita hadapi bersama.
Kau juga telah membuka mataku, mata hatiku, dan membuatku sadar akan semuanya yang terlihat baik tetapi tak sebaik kelihatannya.
Kau masih seperti yang dulu sahabatku, sebagaimana aku juga masih aku yang dulu.
Oh ya, satu lagi sahabat, kau selalu menghargaiku seperti aku selalu menghargaimu, kau tak pernah bergembira di atas kelemahanku seperti juga tak pernah kulakukan itu.
Terimakasih untuk semuanya Sahabat Terbaik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar